Studi Terbaru Ungkap Perubahan Lahan Turut Mempengaruhi Adaptasi Spesies Rhizophora

Pesisir 27 Apr 2026 5 kali dibaca
Gambar Artikel Hutan mangrove

LingkariNews — Indonesia adalah negara dengan ekosistem mangrove terluas di dunia. Data Peta Mangrove Nasional 2024 yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, luas lahan mangrove Indonesia mencapai 3,44 juta hektare. Angka ini setara dengan sekitar 20 persen dari total luas mangrove global. Dengan luasan tersebut, hutan mangrove Indonesia diperkirakan mampu menyimpan hingga sepertiga cadangan karbon di Bumi.

Sayangnya, lebih dari 50% tutupan mangrove Indonesia dilaporkan hilang dalam tiga dekade terakhir. Salah satu penyebab utama kerusakan hutan mangrove di Indonesia konversi lahan untuk pemukiman, budidaya perikanan dan pertambakan. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan laju degradasi mangrove tercepat di dunia.

Lebih lanjut, penelitian Badan Standardisasi Instrumen KLHK memperkirakan sekitar 299.258 hektare mangrove di Indonesia akan hilang selama periode 2021–2030. Artinya, laju deforestasi mangrove di Indonesia bisa mencapai 29.000 hektare per tahun.

Peran Penting Mangrove dan Urgensi Upaya Restorasi

Ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi lingkungan. Akar mangrove mampu menahan arus laut yang mengikis daratan pantai. Selain itu, mangrove dikenal sebagai salah satu penyimpan karbon paling efektif, dengan kapasitas 3–5 kali lebih besar dibanding hutan daratan terpadat. Hal ini menjadikan mangrove sebagai bagian penting dalam mitigasi perubahan iklim. Di sisi lain, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai keanekaragaman hayati.

Hilangnya ekosistem mangrove berdampak luas bagi lingkungan. Abrasi pesisir semakin sulit dikendalikan, dan cadangan karbon yang tersimpan berpotensi terlepas ke atmosfer. Kondisi ini turut mempercepat perubahan iklim dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, upaya restorasi menjadi penting untuk memulihkan fungsi mangrove sekaligus menjaga keberlanjutan bumi.

Tekanan Perubahan Lahan Mempengaruhi Adaptasi Mangrove

Upaya restorasi tidak sesederhana menanam kembali mangrove di lahan pesisir yang rusak. Studi yang dipublikasikan dalam Global Journal of Environmental Science and Management mengungkap bahwa alih guna lahan turut mempengaruhi adaptasi morfologi dan anatomi spesies Rhizophora, jenis mangrove yang paling umum dijumpai di wilayah pesisir.

Perubahan kondisi lingkungan seperti salinitas dan ketersediaan air berdampak langsung pada karakteristik daun mangrove baik dalam hal ukuran, ketebalan, hingga struktur jaringan. Perubahan ini merupakan bentuk adaptasi mangrove terhadap kondisi lingkungan yang terus berubah.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa setiap spesies Rhizophora memiliki kemampuan berbeda dalam menghadapi tekanan lingkungan. Rhizophora mucronata misalnya, menunjukkan sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Spesies ini cenderung mengalami gangguan pertumbuhan saat lingkungan berubah drastis. Sebaliknya, Rhizophora stylosa lebih toleran terhadap kondisi ekstrem. 

Pemilihan Spesies Jadi Kunci Keberhasilan Restorasi

Temuan ini menjadi masukan penting dalam merancang strategi restorasi ekosistem mangrove. Setiap spesies Rhizophora memiliki karakter adaptasi berbeda. Karena itu, jenis yang ditanam harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat. Pada area dengan salinitas tinggi misalnya, spesies yang ditanam lebih baik Rhizophora stylosa karena memiliki toleransi lebih tinggi terhadap kadar garam yang ekstrem. Sementara itu, pada lingkungan yang lebih stabil, Rhizophora mucronata masih dapat tumbuh optimal dan mendukung pemulihan vegetasi.

Pemilihan jenis Rhizophora yang tepat akan meningkatkan keberhasilan restorasi dan menjaga keseimbangan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Tanpa pertimbangan ini, upaya restorasi berisiko gagal karena tanaman tidak mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungannya. 

(KP/NY) 

Sumber

https://www.gjesm.net/article_719952_47354c134154c8f09550965b89ba51bb.pdf
https://news.detik.com/berita/d-7458231/duh-hutan-mangrove-indonesia-terancam-oleh-deforestasi
https://www.forestdigest.com/detail/2102/karbon-mangrove