BMKG: 12 Wilayah di Jakarta Berpotensi Terkena Banjir Rob 8–15 November, Masyarakat Diminta Waspada

Pesisir 05 Nov 2026 32 kali dibaca
Gambar Artikel

LingkariNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau banjir rob di wilayah utara DKI Jakarta pada 8–15 November 2026.

Potensi banjir rob tersebut berkaitan dengan fenomena pasang maksimum air laut yang diperkirakan berlangsung bersamaan dengan Fase Bulan Baru pada 9 November 2026. Kombinasi kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut sehingga dapat menyebabkan genangan di sejumlah kawasan pesisir.

Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir utara Jakarta dan Kepulauan Seribu diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kenaikan muka air laut selama periode tersebut.

12 Wilayah Berpotensi Terdampak Banjir Rob Jakarta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui akun Instagram @bobddkijakarta turut mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi potensi banjir rob, terutama di kawasan yang berada dekat pesisir.

Berdasarkan peringatan tersebut, berikut daftar wilayah yang berpotensi terdampak pasang maksimum air laut: 

  1. Kamal Muara
  2. Kapuk Muara
  3. Penjaringan
  4. Pluit
  5. Ancol
  6. Kamal
  7. Marunda
  8. Cilincing
  9. Kalibaru
  10. Muara Angke
  11. Tanjung Priok
  12. Kepulauan Seribu

Imbauan BPBD DKI Jakarta untuk Mengantisipasi Banjir Rob

Untuk mengurangi risiko gangguan akibat kenaikan air laut, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat melakukan sejumlah langkah antisipasi selama periode potensi banjir rob.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:  

  1. Meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta memantau perubahan cuaca dan perkembangan kenaikan air laut secara berkala.
  2. Menghindari aktivitas berisiko. Kurangi aktivitas di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob, khususnya saat air laut mencapai pasang tertinggi.
  3. Memastikan drainase berfungsi. Periksa kondisi saluran drainase di sekitar tempat tinggal tinggal agar aliran air tetap lancar dan risiko genangan dapat dikurangi.

Cara Memantau Informasi Banjir Rob Jakarta

Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah layanan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperoleh informasi mengenai peringatan gelombang pasang, kondisi banjir, hingga pelaporan genangan.

Berikut kanal informasi yang dapat diakses:

  • Peringatan dini gelombang pasang: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut
  • Informasi banjir secara real-time: pantaubanjir.jakarta.go.id
  • Pelaporan genangan atau banjir: Aplikasi JAKI
  • Panduan kesiapsiagaan banjir: tiny.cc/bukusakusiagabanjir

Apabila menemukan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera, masyarakat dapat menghubungi Call Center Jakarta 112 atau mengirimkan pesan melalui Whatsapp di nomor +62 8119988164.

Layanan darurat tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Dengan memantau informasi resmi dan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat di wilayah pesisir diharapkan dapat mengantisipasi risiko banjir rob selama periode peringatan dini berlangsung.

(NY)

Sumber

https://www.bmkg.go.id/peringatan-dini/banjir-pesisir

Berita Terpopuler

1
Indonesia Penghasil Sampah Terbesar Ke-5 Dunia: Produksi dan Jenis-Jenisnya
2
Kepolisian Ungkap Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp1 Triliun
3
Perkembangan Industri Gula Tahun 2020 hingga 2025
4
Cerita Sejarah, Fakta Menarik, dan Peran Ekologis Sungai Brantas
5
Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatera: Bencana Alam atau Kerusakan Alam?

Grafik Harga Gula

Raw Sugar: -
-
White Sugar: -
-
White Sugar: -
-