KTM Mitr Phol Gandeng Yonif TP 887 KJM Dukung Swasembada Gula Nasional

Gula 31 Mar 2026 158 kali dibaca
Gambar Artikel Presiden Direktur Mitr Phol Group, Krisda Monthienvichienchai turut hadir dari Thailand ke Desa Kakatpenjalin dan Slahar Wotan

LingkariNews – Program swasembada gula nasional terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama antara Pabrik Gula PT Kebun Tebu Mas (KTM) Mitr Phol dengan Batalyon Yonif TP 887 KJM dalam pengembangan budidaya tebu di Kabupaten Lamongan.

Kehadiran Batalyon Yonif TP 887 KJM yang berlokasi di Desa Kakatpenjalin dan Slahar Wotan diharapkan membawa dampak positif, baik dalam aspek pertahanan maupun pembangunan teritorial. Meski masih dalam tahap pembangunan, batalyon ini telah mulai berkontribusi dalam sektor pertanian melalui kerja sama penanaman tebu di kawasan batalyon. 

Kerja sama ini dilakukan bersama Pabrik Gula PT KTM Mitr Phol, yang berlokasi sekitar 15 kilometer dari area batalyon. Kedekatan jarak tersebut menjadi faktor pendukung efisiensi dalam pengelolaan dan distribusi hasil panen.

Kolaborasi Bersinergi 

Kegiatan kerja sama ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh petani mitra KTM Mitr Phol, jajaran Batalyon Yonif TP 887 KHM, serta Presiden Direktur Mitr Phol Group, Krisda Monthienvichienchai, yang hadir langsung dari Thailand. 

Dalam diskusi yang berlangsung pada 25 Maret 2026, Krisda menekankan pentingnya sinergi antara petani tebu dan pabrik gula. Ia menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas tebu perlu didukung oleh kemitraan yang kuat serta penerapan sistem pertanian modern. 

“Perlu adanya kerja sama kemitraan antara petani tebu dan pabrik gula untuk meningkatkan produktivitas, serta penerapan modern farming agar swasembada gula dapat segera tercapai,” ujarnya. 

Keterlibatan Yonif TP 887 KJM dalam Penguatan Ketahanan Pangan

Wakil Komandan Batalyon Yonif TP 887 KJM, Mayor Infanteri Kankan Khidir, menjelaskan bahwa pembangunan batalyon tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga pembangunan teritorial.

Ia menegaskan bahwa keberadaan batalyon ini diharapkan mampu mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat program strategis, khususnya di bidang ketahanan pangan. Beberapa sektor yang menjadi fokus meliputi pertanian jagung, tebu, palawija, hingga perikanan. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama di sektor pertanian, khususnya tebu, yang menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya. 

KTM Mitr Phol Komiten Perkuat Produksi Gula Nasional 

KTM Mitr Phol merupakan perusahaan yang bergerak di industri gula dan berlokasi di Kabupaten Lamongan. Perusahaan ini juga tergabung dalam Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO),  yang berperan aktif dalam mendukung penguatan industri gula nasional.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, KTM Mitr Phol menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan produksi gula nasional sekaligus mempercepat tercapainya swasembada gula nasional. 

Sinergi antara KTM Mitr Phol dan Batalyon Yonif TP 887 KJM menjadi contoh nyata kolaborasi startegis dalam mendukung program nasional. Dengan menggabungkan kekuatan sektor industri, militer, dan petani, upaya menuju swasembada gula diharapkan dapat tercapai lebih cepat dan berkelanjutan. 

(NY)