Penyerahan mesin pemupukan tebu kepada petani mitra oleh PT KTM di Lamongan
LingkariNews, Lamongan – PT Kebun Tebu Mas (KTM) kembali menyerahkan alat dan mesin pertanian untuk mendukung mekanisasi budidaya tebu bagi petani mitra. Kali ini, PT KTM menyerahkan 15 unit mesin pemupukan atau fertilizer applicator untuk mendukung program bongkar ratoon.
Penyerahan mesin ini merupakan tindak lanjut dari program berkelanjutan penggunaan alat dan mesin pertanian dalam budidaya tebu. Sebelumnya, KTM telah menyerahkan 30 unit mesin tanam tebu (cane planter) kepada petani mitra.
Program mekanisasi ini ditujukan untuk membantu petani menghadapi tantangan budidaya tebu, mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga kebutuhan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.
Fungsi Mesin Pemupukan Tebu
Sebagai perusahaan pembimbing tebu rakyat, KTM menyerahkan 15 unit mesin pemupukan untuk membantu proses budidaya tebu. Alat ini berfungsi untuk menebarkan sekaligus membenamkan pupuk NPK berbentuk granul ke dalam tanah.
Selain pemupukan, mesin ini dapat digunakan untuk memutus akar dalam pemeliharaan tanaman keprasan melalui teknik pedot oyot, serta membersihkan gulma.
Mesin pemupukan tersebut dapat dioperasikan dengan bantuan traktor berdaya 24–30 HP.
Petani Berharap Dukungan Mekanisasi Berlanjut
Program mekanisasi mendapat sambutan positif dari petani penerima bantuan. Ontovia Prastiono, salah satu petani mitra binaan KTM dari Desa Sendang Rejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, menyampaikan terima kasih atas adanya program tersebut.
Ia berharap dukungan mekanisasi dapat berlanjut melalui penyediaan alat pertanian lainnya, seperti boom sprayer, mesin klentek, dan mesin tebang.
Dukung Program Bongkar Ratoon
Penyerahan mesin pemupukan kepada petani mitra menjadi bagian dari upaya mekanisasi budidaya tebu yang dilakukan KTM bersama petani mitra. Sekaligus mendukung program bongkar ratoon untuk mencapai swasembada gula nasional. Penggunaan alat ini diharapkan dapat membantu petani menghadapi sejumlah tantangan yang ada.
Dalam skema program ini, petani membayar alat dan mesin yang diterima melalui pemotongan hasil panen selama tiga tahun.
PT Kebun Tebu Mas merupakan perusahaan gula yang menjadi bagian dari Mitr Phol Group, produsen gula dan bionergi asal Thailand. KTM juga tergabung sebagai anggota Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO), asosiasi perusahaan gula yang berkomitmen mendukung pengembangan industri gula nasional.
(NY)